Carousel

Rabu, 15 Juli 2026

Melukis Senja dan Menabuh Tradisi: "Simfoni Aksara" Dobrak Stigma Literasi Lewat Alam dan Budaya

Jember, 13 Juli 2026 - Komunitas Kanca Aksara sukses menggelar program inovatif bertajuk "Simfoni Aksara"dengan mengusung tema "Satu Harmoni, Sejuta Inspirasi", kegiatan berkonsep wisata literasi di ruang terbuka Taman Nara Bestari ini hadir untuk mematahkan stigma bahwa dunia literasi hanya sebatas membaca buku di dalam perpustakaan. 

Acara dibuka dengan Workshop Ritme Budaya, di mana para peserta berkolaborasi bersama anak-anak binaan lokal memainkan Musik Patrol Jember. Melalui ketukan alat musik tradisional ini, peserta diajak "membaca" dan melestarikan warisan geokultural leluhur agar tetap hidup di generasi muda.

Suasana berubah syahdu menjelang sore saat masuk ke sesi Art Therapy & Refleksi. Di bawah langit senja, peserta dibebaskan menuangkan perasaan mereka lewat goresan cat akrilik di atas kanvas. Aktivitas melukis ekspresif dan penulisan jurnal pendek ini menjadi media rekreatif untuk membaca kondisi psikologis serta menjaga kesehatan mental (well-being).


Kegiatan ini menuai respons positif dan antusiasme luar biasa dari para peserta yang hadir. Salah satu peserta mengungkapkan kekagumannya atas konsep interaktif yang diusung.


"Saya bisa mempelajari kesenian secara nyata, tidak hanya lewat tulisan atau cerita saja. Bermain alat musik, belajar menyelaraskan alunan musik patrol, hingga menggoreskan warna cat akrilik untuk menyalurkan perasaan yang sedang dirasa adalah hal yang sangat berkesan," ungkapnya.


Peserta lain juga menimpali bahwa acara ini jauh lebih hidup dibandingkan seminar biasa karena memberi ruang untuk istirahat sejenak dari rutinitas, memperluas relasi dalam suasana yang nyaman, sekaligus menjadi sarana mengenal diri sendiri.


Melalui keselarasan antara alam, ketukan musik tradisional, dan goresan warna di kanvas senja, Kanca Aksara berharap "Simfoni Aksara" mampu meninggalkan jejak inspirasi yang mendalam bagi generasi muda Jember dalam memandang literasi secara lebih luas dan bermakna.


Penulis: Indah Kumalasari

Kanca Aksara
“Bersama, Berkarya,  Bersaudara!”

Senin, 13 Juli 2026

Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, Kanca Aksara Gelar Aksi Kreatif "Taman Aksara


JEMBER, 21 JUNI 2026

Guna memotivasi anak-anak agar lebih mencintai dunia literasi, komunitas Kanca Aksara sukses menggelar kegiatan interaktif bertajuk "Taman Aksara" pada Minggu (21/6). Bertempat di Panti Asuhan Nurus Solihin, acara ini hadir sebagai ruang belajar yang seru sekaligus rekreatif bagi anak-anak panti. Melalui metode pendekatan kelompok kecil yang intensif, kegiatan ini dirancang khusus untuk mengasah kemampuan kognitif mereka dengan cara yang menyenangkan.


Berbeda dari biasanya, buku-buku yang disediakan kali ini mengusung tema besar tentang cita-cita untuk memantik mimpi anak-anak sejak dini. Sebanyak 23 buku dengan 7 variasi judul berbeda yang dikumpulkan dari donasi sukarela masyarakat umum, dan anggota Kanca Aksara. Buku bacaan disiapkan agar materi benar-benar relevan dengan usia mereka. Kelompok kelas 1–3 SD berfokus pada buku cerita bertema profesi yang penuh warna dan kaya ilustrasi menarik. Sementara itu, untuk kelompok kelas 4–6 SD, buku yang disiapkan memiliki porsi tulisan yang lebih banyak dan padat guna melatih daya konsentrasi serta pemahaman bacaan yang lebih mendalam.


Acara dimulai dengan sesi membaca bersama selama 35 menit. Di sini, panitia dan volunteer mendampingi anak-anak membaca dengan metode yang seru, unik, dan interaktif. Tak sekadar membaca, sesi ini langsung dilanjutkan dengan sharing session yang hangat, di mana para volunteer mengajak anak-anak berdiskusi dan menggugah daya kritis mereka terhadap isi cerita yang baru saja dibaca.


Keseruan semakin memuncak saat memasuki sesi Fun Time lewat permainan ketangkasan menggiring bola menggunakan kertas HVS. Gelak tawa anak-anak memenuhi ruangan saat mereka berusaha menjaga keseimbangan bola. Setelah itu, acara berlanjut ke Game Tebak Profesi yang memicu jiwa kompetitif positif antar kelompok. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, anak-anak diberikan waktu 20 menit untuk menggambarkan profesi atau cita-cita impian mereka di atas kertas sebelum akhirnya panitia membagikan paket hadiah menarik berisi set alat tulis, notebook mini, dan jajanan renteng yang dibungkus rapi.


Melihat antusiasme sepanjang acara, respon anak-anak panti sangat luar biasa. Mereka mengaku sangat senang dan menyadari bahwa membaca ternyata bisa menjadi aktivitas yang sangat seru, terlebih ketika dilakukan bersama-sama dengan konsep yang kreatif. Ketua Panitia Taman Aksara, Sheva Milano Asyhari, mengungkapkan kebahagiaannya atas respon positif tersebut.

"Kami ingin menghapus stigma bahwa membaca itu membosankan. Lewat interaksi langsung, permainan, dan diskusi bersama para volunteer, anak-anak bisa merasakan sendiri bahwa buku adalah pintu petualangan yang menyenangkan," ujarnya di sela-sela acara.


Melalui kegiatan Taman Aksara ini, Kanca Aksara berharap api semangat literasi ini tidak padam di sini saja, melainkan terus bertumbuh dan menjadi kebiasaan baik yang melekat pada diri anak-anak di masa depan

Penulis: Indah Kumalasari

Kanca Aksara
“Bersama, Berkarya,  Bersaudara!”




Jumat, 10 Juli 2026

Lewat Konsep "Asal Bunyi", Kanca Aksara Sukses Gelar Sastra Senja yang Penuh Canda dan Makna

 

JEMBER — Komunitas Kanca Aksara sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Sastra Senja" pada Rabu sore, 10 Juni 2026. Acara yang dimulai sejak sore hari pukul 16.00 WIB ini dirancang secara inklusif dengan melibatkan kalangan mahasiswa, masyarakat umum, serta anggota internal Kanca Aksara sendiri.

Kegiatan Sastra Senja kali ini digelar dengan tujuan utama untuk memperkuat budaya literasi sekaligus melatih keberanian tampil di depan publik bagi para pesertanya. Berbeda dari panggung sastra konvensional, acara ini dikemas secara santai melalui metode "asal bunyi".

Dengan metode ini, para peserta tidak hanya dibatasi pada pembacaan puisi, melainkan dibebaskan untuk menyuarakan apa saja yang ada di pikiran mereka. Peserta secara bergantian menceritakan segelintir kisah personal, melontarkan lelucon, membagikan pengalaman hidup, hingga memaparkan insight bermanfaat yang telah mereka dapatkan.

Pendekatan yang kasual ini memicu antusiasme luar biasa dari para hadirin. Dibandingkan dengan kegiatan sebelumnya, kali ini jauh lebih banyak peserta yang aktif dan berebut untuk segera menyuarakan isi hatinya. Suasana di lokasi pun berubah menjadi sangat menyenangkan dan dinamis karena diwarnai dengan ruang diskusi spontan, gurauan hangat, serta cipta canda tawa yang mengalir akrab di antara peserta.

Dibalik keriuhan dan tawa yang tercipta, acara ini tetap melahirkan banyak insight filosofis yang mendalam bagi para pengunjung. Salah satu poin refleksi yang kuat datang dari salah seorang peserta bernama Haidar.

Di hadapan para hadirin, Haidar mengingatkan esensi mendasar mengenai perjalanan umat manusia. Ia menekankan bahwa sejatinya "hidup adalah untuk beribadah". Sedangkan kemenangan atau pencapaian dalam sesuatu hal hanyalah sebuah bonus kecil yang diberikan oleh Tuhan.

Melalui kesuksesan agenda Sastra Senja ini, Kanca Aksara berharap dapat terus konsisten menyediakan wadah berekspresi yang tidak kaku, sehingga literasi dapat dinikmati sebagai ruang komunal yang menghibur sekaligus mengedukasi masyarakat luas.


Penulis: Indah Kumalasari

Kanca Aksara
“Bersama, Berkarya,  Bersaudara!”

Kamis, 18 Juni 2026

Asah Nalar Kritis Pemuda, Kanca Aksara Gelar Nonton Bareng dan Diskusi Film 'Pesta Babi'

JEMBER – Komunitas Kanca Aksara sukses menggelar acara nonton bareng (nobar) dan diskusi kritis film dokumenter bertajuk "Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita" pada Senin malam (25/5). Bertempat di Gedung Zainuri Universitas Muhammadiyah Jember, agenda pemutaran sinema alternatif ini dimulai tepat pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Mengusung konsep terbuka untuk umum, acara tersebut berhasil menyedot antusiasme luar biasa dari 141 peserta yang memadati ruangan, terdiri atas elemen mahasiswa lintas fungsional serta masyarakat umum Jember.

Jauh dari sekadar sarana hiburan pelepas penat, agenda kolaboratif bersama UPT Perpustakaan Unmuh Jember ini sengaja diinisiasi sebagai ruang aman sekaligus pemantik nalar kritis pemuda. Melalui tajuk yang tajam, forum dialektika ini mengajak generasi muda Indonesia untuk berani bersuara dan membedah secara objektif realitas Proyek Strategis Nasional (PSN) yang kerap kali menyisakan ironi di wilayah hilir.

Sinema dokumenter "Pesta Babi" sendiri secara lugas menyoroti dampak sosiologis dari ambisi megaproyek ketahanan pangan dan transisi energi di Tanah Papua. Visualisasi film memperlihatkan bagaimana jutaan hektar hutan adat, kawasan rawa, hingga dusun sagu yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat setempat, kini perlahan terkikis oleh laju ekspansi industri tebu, sawit, dan bioetanol. Kehadiran negara di tengah ketidakberdayaan warga lokal pun memunculkan sebuah tamparan moral-emosional yang mendalam dari salah satu tokoh di dalam film.

"Percuma kita hidup di bawah naungan merah putih. Ternyata merah putih tidak melindungi kami," ungkap Pak Vincent, salah satu tokoh masyarakat adat dalam film tersebut.

Usai pemutaran film, dinamika forum kian hangat saat memasuki sesi bedah perspektif yang dipandu secara interaktif oleh Fikri Haidar Rahmad selaku moderator. Kanca Aksara menghadirkan dua akademisi tepercaya Unmuh Jember dari sudut pandang keilmuan yang komplementer. Dr. M. Hamdi HS, S.IP., M.A.P. (Dosen Ilmu Pemerintahan) membedah dari sisi kebijakan publik dan relasi struktural, sedangkan Dr. Fina Rosalina, S.H., M.H. (Dosen Ilmu Hukum) menyoroti aspek hukum agraria serta implementasi hak-hak konstitusional masyarakat lokal.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Sepanjang sesi tanya jawab, puluhan audiens bergantian mengutarakan pendapat, melontarkan pertanyaan tajam, serta menyumbangkan sudut pandang personal terhadap isu yang diangkat dalam film.

Salah satu peserta, Andika (21) Mahasiswa 

        "Sebab merdeka bukan hanya tentang lepas dari penjajahan, melainkan tentang keadilan yang                 merata," ucap Fikri Haidar Rahmad selaku moderator.

Rangkaian acara yang berjalan dengan aman dan lancar ini ditutup secara simbolis dengan sesi foto bersama antara seluruh panitia, pemateri, dan peserta yang bertahan hingga akhir acara. Melalui wadah diskusi berkala semacam ini, UPT Perpustakaan bersama Kanca Aksara berharap dapat terus konsisten merawat ruang bertemu, bertukar pikiran, serta menumbuhkan keberanian berbicara demi menjaga nalar kritis tetap hidup di kalangan civitas akademika.


Penulis: Aqilah Atsar Widiatmoko

Kanca Aksara
“Bersama, Berkarya,  Bersaudara!”

Jumat, 12 Juni 2026

Before the Earth Perishes



A river running past a myriad
Of abodes but the one woven of bamboo
Rotten, fragile, crammed with dust and spiderweb
One that could easily devoured by fire

There stood someone's granny
Her skin was pierced by wrinkles and misery
We used to bury pennies and cents
Wishing they'd bloom so she'd be free

One day my mom said we'd go for a while
Yet we never return
My house was flattened to the ground
The soil turned buff, dried out resembles a corpse

I was hoping to see that granny anew
The guise i once aware quietly stained
All i could catch was her scent
Along with unfinished trance
Unknown and forgotten


Jember, 10 Juni 2026

Penulis: Raden Ayu Divala



Kanca Aksara

"Bersama, Berkarya, Bersaudara"

Insan Sesuap Nasi


Aku seorang diri
Berjalan dengan mantap hati
Memandang sekitar penuh arti
Dijalanan raya, ataupun persimpangan kota
Banyak insan mengabdi
Pada panasnya matahari
Demi sesuap nasi,
Atau sekedar uang saku buah hati
Ada yang tawanya riuh,
Pun yang bersimpuh patuh
Sebab satupun tak laku
Hanya saja mereka tak ricuh
Menyalahkan SANG PENENTU
Tak seperti kami, biang rapuh
Haha....sadarlah!
Manusia Rapuh!



Jember, 10 Juni 2026

Penulis: Ashfina Tazkiyah Aulia



Kanca Aksara

"Bersama, Berkarya, Bersaudara!"



Senin, 08 Juni 2026

Perpustakaan Unmuh Jember Raih Juara 1 Website Terbaik Nasional, Inovasi Layanan Digital Berbuah Manis

 


SEMARANG — UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Perpustakaan Unmuh Jember berhasil menyabet penghargaan sebagai Juara 1 Kategori Website Terbaik dalam ajang FPPTMA Awards 2026

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung dalam rangkaian acara Silaturahmi Nasional Perpustakaan PTMA (SILASMA 2026). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 3 hingga 5 Mei 2026, bertempat di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus)



Keberhasilan ini menjadi buah dari konsistensi dan kerja keras tim perpustakaan dalam melakukan pembenahan tata kelola informasi digital. Pencapaian luar biasa tersebut sekaligus menjadi bukti nyata atas komitmen kuat Perpustakaan Unmuh Jember dalam menghadirkan serta mengembangkan layanan digital yang inovatif, responsif, dan adaptif bagi seluruh sivitas akademika maupun masyarakat umum


Keberhasilan ini menjadi buah dari konsistensi dan kerja keras tim perpustakaan dalam melakukan pembenahan tata kelola informasi digital. Pencapaian luar biasa tersebut sekaligus menjadi bukti nyata atas komitmen kuat Perpustakaan Unmuh Jember dalam menghadirkan serta mengembangkan layanan digital yang inovatif, responsif, dan adaptif bagi seluruh sivitas akademika maupun masyarakat umum


Website resmi perpustakaan dinilai unggul dalam menyajikan kemudahan akses informasi, kelengkapan fitur layanan, serta kenyamanan antarmuka pengguna bagi mahasiswa dan dosen yang membutuhkan referensi ilmiah secara daring


Pihak UPT Perpustakaan Unmuh Jember menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pengembangan sistem informasi ini. Penghargaan berskala nasional ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran staf perpustakaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas literasi digital, dan menghadirkan terobosan-terobosan baru guna mendukung iklim akademik yang unggul di lingkungan kampus.


Penulis: Indah Kumalasari


09 Juni 2026


Kanca Aksara
“Bersama, Berkarya,  Bersaudara!”

Connect