Insan Sesuap Nasi
Berjalan dengan mantap hati
Memandang sekitar penuh arti
Dijalanan raya, ataupun persimpangan kota
Banyak insan mengabdi
Pada panasnya matahari
Demi sesuap nasi,
Atau sekedar uang saku buah hati
Ada yang tawanya riuh,
Pun yang bersimpuh patuh
Sebab satupun tak laku
Hanya saja mereka tak ricuh
Menyalahkan SANG PENENTU
Tak seperti kami, biang rapuh
Haha....sadarlah!
Manusia Rapuh!
Jember, 10 Juni 2026
Penulis: Ashfina Tazkiyah Aulia
Kanca Aksara
Posting Komentar